Dunia Fashion, Dunia Fantasi


Banyak orang yang masih beranggapan bahwa dunia Fashion adalah dunia yang identik dengan dunia gemerlap, penuh hura-hura dan didominasi oleh kaum borju yang berotak dangkal dan omong besar.

Well... tidak selalu benar... tapi juga tidak selalu salah.

Terjun dan berkecimpung di bidang fashion awalnya bukannlah pilihan utama, tapi setelah hampir 7 tahun wara wiri di dunia busana ini(persis setrikaan) akhirnya saya harus mengakui, bahwa saya tidak bisa lepas. Kadung cinta gitu looch...

Banyak hal yang menarik yang saya temukan. Jujur... Dulu saya juga beranggapan bahwa dunia fashion (fesyen) tuh nggak penting. Lagian buat baju kan gampang... Hahaha!
Tetapi, setelah benar-benar 'nyemplung' dan menekuni Fashion di bagian marketing nya, saya langsung berubah. Glamour adalah kulitnya saja. Dan itu memang tugas nya para Marketer untuk menciptakan panggung dengan pertunjukan spectacular. Tetapi, siapa yang tahu, kalau dibalik layar semuanya penuh dengan kerja keras, air mata dan darah (literaly).

Bagi para murid Fashion Design, stamina dan mental haruslah kuat. Tidak hanya vitamin A to Z untuk badan. Tapi juga doa dan support. Pokoknya stay sober. Maklum... designer itu kan harus bekerja dengan feeling. Kalo moody, hasil karya juga bisa keliatan berantakan... apalagi kalau tugas diserahkan melewat deadline. Oooh..bisa dimaki-maki. Fashion juga dikenal dengan orang-orang yang agak 'bitchy'. Kalau marah... wooohhh... kata-kata bisa keluar seperti belati menancap di ubun-ubun. Seniman kalo ngamuk... puedes!

As a Fashion Designer, you fantasize, searching for fresh ideas. Then after that you transform it to a line of collections consist of at least 40 to 60 sets of garments. Jumlah ini hanya untuk koleksi seasonal (spring-summer atau fall-winter). Lalu ada istilah nya mini collection yang jumlah set-nya lebih sedikit. Saya pernah bertugas untuk membuat 10 set baju saja udah empot-empotan. Baru set ke-3 langsung mati gaya. Untung saya tidak sendirian, bersama Erika Winoto yang memang lulusan ESMOD, kami berdua mencoba mengambil aliran 'Punk' untuk maternity wear. Yupe! Baju hamil. Very difficult task. Hasil illustrasi masih bagus, karena memang ada Erika yang jago gambar. But then problem demi problem mulai bermunculan. Salah bahan dan baju jadi pletat pletot. Salah technique jahit. Warna payet tidak cocok... dan masih banyak lagi. Yeesss... those sleepless nights..Saya sampai turun tangan untuk finishingnya.

Pembaca yang terhormat! Sangat bisa dirasakan. Having a fantasy is easy. Tetapi menuangkan fantasy menjadi sesuatu yang real? Ternyata sulit! Karena the real thing might look so different than what we have in mind. Apalagi harus tetap berkarakter. Coba deh lihat designer ternama sekarang. They are all fighthing to stay exist with a strong character. Mana mau mereka dianggap meniru. Meskipun saya yakin, tanpa mereka sadari, mereka sudah terpengaruh satu sama lain.

Di Indonesia, on the other hand, asal bisa gambar dan asal bisa jahit jadi baju, langsung fashion show dan langsung di-cap designer. Nggak perduli apakah hasil karya itu benar-benar hasil pikiran sendiri atau hasil contekan. Padahal, seorang designer harusnya memenuhi kriteria yang cukup banyak. Harus punya ide unik/distinctive, bisa sketching (biar berantakan juga), ngerti pola, ngerti technique menjahit dan yang paling penting adalah paham dan mengerti benar sejarah dan what is fashion all about.

Saya pernah bergabung dalam sebuah asosiasi perancang busana. Awalnya saya hanya menggantikan ibu yang berhalangan hadir ke rapat tahunan. Selama rapat, saya hanya diam, menyimak dan sesekali menguap. Lah wong saya ini cuma dititipin absen doang. Anak yang berbakti bukan? Hehehe!
Anyway... disinilah saya melihat banyak designer Indonesia yang salah kaprah dalam mendalami dan menggeluti dunia ini. Memang tidak semua, tapi cukup banyak. Ada yang dengan bangganya menunjukan hasil 'copy' an nya dari sebuah majalah luar negeri. Dan hasilnya? Sama persis. Bahkan identical!!! Ini kok lebih persis kayak sekolah menjahit ketimbang asosiasi perancang ya??? (saya membatin)

Harapan saya... One day Indonesia bisa melahirkan designer yang tidak hanya bisa buat baju... tetapi juga designer yang ber-karakter, mengerti bahwa jadi designer membutuhkan konsentrasi, kerja keras dan dedikasi yang full teng (kayak tangki bensin). Nggak setengah-setengah. Hari ini jadi designer tapi besok jadi penyanyi, trus presenter juga and then tau-tau sinetron juga dicaplok...... next what?! Jadi bandar? Wuuiiihhh!

*My salute to Mas Biyan Wanaatmadja. For his dedication, for being consistant in this field of fantasy. He has always been able to have both feet on the ground and keep on evolving but yet expanding, moving forward. You've inspired many!!!*


Posted by Fortuna at 2:23 PM ||


Behind The Stage

Fortuna, Singapore
a student, a fashion marketer a.k.a fashion slave, and a proud mother
of an adorable daughter.



Latest Parade

  • Wanna Be A Dancer
  • Petite Size
  • Hello Kitty!

  • Portfolios

  • November 2005
  • December 2005
  • January 2006
  • February 2006
  • March 2006
  • April 2006
  • May 2006
  • September 2006
  • October 2006
  • February 2007

  • Front Row

  • Arief - Singapore
  • Bunda Inong - Singapore
  • Cyan - Singapore
  • Hany S - Singapore
  • Loucee - United Kingdom
  • Monica W - Indonesia
  • Putri S - Indonesia
  • Triesti - Netherland
  • Windede - Indonesia

  • Peek Me!

  • Amy Woriwun - Indonesia
  • Atta - Indonesia
  • Dapur Bunda
  • DesigNani - Indonesia
  • Eliza's Kitchen
  • Pei^_^ - USA
  • Fitri - USA
  • 'Ka - USA
  • Kere Kemplu - Indonesia
  • Maknyak - Canada
  • Meiy - Indonesia
  • Modjo - Netherland
  • Nadia - Indonesia
  • Ophi - Germany
  • Principessa - Aussie
  • Rita - Indonesia
  • Shendy - Indonesia

  • Little Indulgence

  • DIESEL
  • Fashion Week
  • Flip Flop Sandal
  • Hint Fashion Magazine
  • MAGIC Show
  • Messy Muse
  • My Fashion Life
  • Style Bytes
  • The Fashion Spot
  • Woman's Wear Daily Magazine
  • Worth Global Style Network

  • Name :
    Web URL :
    Message :
    smileys


    Credits

  • Blogskin: LOUCEE.COM
  • Blogtool: Blogger
  • Shoutbox: Oggix




  • Lilypie Baby PicLilypie Baby Ticker