Model (maaf..) Belekan!


Pingin jadi model? Atau pernah punya keinginan untuk jadi model? Biar rasa itu cuma secuil pun... Ayo ngakuuu....

Dari total jumlah teenage girl normal yang suka fashion dan suka dunia nan 'gemerlap' ini, 90% nya pasti punya keinginan untuk jadi model. Buktinya?
Tumpukan formulir yang masuk di tiap ajang kontes pemilihan sampul majalah. Antrian yang panjang untuk 'Reality Shows' jadi model or mendekati jadi model. Dan... tak lupa koleksi photo box pribadi dengan segala gaya. Yaa... yaa... yaa... Sah dan normal saja punya keinginan itu. Namanya juga cewe'

Back when I was in junior high, ketika photo studio dipopulerkan oleh Jonas, dengan hasil jepretan yang rata-rata burem dan bikin sakit mata. Saya juga menjadi korban trend photo burem ini. Harus diakui semua hasilnya terlihat indah, muka jadi bebas noda dan paras preman saya jadi sangat angelic... Of course!!! Burem!!! Kayak lagi mabok liat yang jelek kan jadi bagus... Hahahaa!

However, unlike other girls, I never had the guts to send these pics for a competition. Singkat kata... saya sangat tahu diri, bahwa saya tidak punya talent di bidang itu. Secara fisik saya sudah pasti langsung di diskualifikasi... hitam, dekil dan kumel... Namun, entah kenapa, ibu punya pendapat lain... Photo burem itu menipu ibu juga. Ibu ingin anaknya yang keling ini jadi model! What on earth she had in mind? Dunno!

One afternoon... Ibu baru saja pulang... dan dengan mata yang berbinar-binar, ibu bercerita bahwa beliau baru saja bertemu dengan temannya yang sudah menjadi salah satu redaktur di sebuah majalah remaja... Daaan... ibu meminta agar saya (si dekil of the kumel) bisa jadi model untuk majalah tersebut, sambil menunjukan photo-photo burem koleksi saya.

'ZZZZZZAAAAPPP! PLAAAAK!!!!'

Tiba-tiba, serasa dunia mau runtuh. Takutnya setengah mampus. Saya tau persis... saya nggak akan pernah bisa disuruh bergaya nggak penting apalagi jika harus dilakukan di depan kamera dan later on dipertontonkan ke orang banyak... I dance, but I don't do posing!

Benar saja... few days later, the magazine called and asked me to come for a photo trial. Oh my gosh!!! Mau marah! Kesal, takut, bete... Benci akuuu...! And while I was counting down the days, waiting for the D-Day, the day when I am going to make a fool of my self... saya merasakan pegal dan rasa panas dikedua mata saya... I thought it was the sign of anxiety...

One morning, just 2 days before the D-Day... I woke up with two eyes full of (maaf beribu maaf) belek and I could not open my eyes... Jreng jreng! Now what???

On the phone:
Saya: maaf mba saya kayaknya nggak bisa photo... lagi sakit mata nih!
Mba nya: (dengan nada santai) Oohh nggak apa-apa lah... dateng aja pokoknya...
Saya: tapi nanti nularin yang lain, gimana??
Mba nya: (tetap santai) Nggak apa-apa kok... tenang aja...
Saya:??? (ih gimana sih ni orang??)

D-Day:
With my mom's sunglasses ala Jackie Onasis saya berangkat ke kantor majalah tersebut. Kacamata hitam itu tampak kebesaran di wajah, tapi paling tidak bisa membantu menutupi kedua mata saya yang masih bengkak dan (sekali lagi maaf) ber-belek.
I remember the agony of keeping these eyes open and at the same time trying to overcome my nervousness. Apalagi sempat menyaksikan beberapa calon model yang sedang di test di ruang studio. Satu laki-laki, later on he was really on the page of that mag. Dan seorang anak perempuan, sayangnya I do not think she made it... From what I saw, both of them are good. CLICK CLICK! Strike a pose! They did it gracefully right in front of me. Senyum!.. Bagus!.. Lebih ekspresif lagi!... Matanya, ya matanya ke kamera... Yaaa bagus!.. Tahan begitu! dst,dsb,dbb... begitulah instruksi mba sang pengarah gaya dari belakang photographer. Sambil sesekali tak kalah centil memberikan contoh pose muktahirnya.
Jangan lupa masih ada saya... There I was, from the corner... trying to watch the photo sessions behind my oversized sunglasses and my belek eyes...

'Ya selanjutnya... mba' silahkan... ke depan kamera' kata mba' pengarah gaya sambil melihat kearah saya yang sebenarnya lebih cocok jadi tukang pijat berijazah ketimbang model

'Kacamatanya dicopot ya mba'... dan senyumnya harus lepas... '

Oh dear... here we go... jalan saya jadi kaku, kedua tangan saya jadi kaku... dan setelah kacamata hitam Onasis saya lepas... saya hanya bisa melihat bayang-bayang si mba' pengarah gaya dan sang photographer... seperti ada selaput tambahan dimata saya... dan membuat semuanya terlihat seperti photo burem ala Jonas... Hey, maybe heaven look like this?!

'Ok... siap?' (tanya nya lagi dan membuyarkan otak yang sudah kacau sedari tadi)
'Liat kamera... ya senyum!... tangannya lebih dimainin... mata lebih ekspresif... ayo! lebih ceria...! ayo.. lebih lebar lagi senyumnya... matanya doong.. lebih ekspresif... liat kamera.. matanya mba' liat kamera!'

Gigi saya mungkin udah sampe kering, tapi mata saya memang udah mentok sampe disini aja... Nggak bisa lebih lebar lagi... Nggak bisa lebih ceria lagi.. apalagi ekspresif...??? Liat kamera aja susah....!!! Rasanya pingin teriak...

'Are you blind???'...
'Cause I am...!!! Almost!!!'

Well... pengalaman pertama menjadi seorang model... Model belekan!!! After that? As I suspected, they never call...


Posted by Fortuna at 9:03 PM ||


Behind The Stage

Fortuna, Singapore
a student, a fashion marketer a.k.a fashion slave, and a proud mother
of an adorable daughter.



Latest Parade

  • What's That?
  • Dunia Fashion, Dunia Fantasi
  • Wanna Be A Dancer
  • Petite Size
  • Hello Kitty!

  • Portfolios

  • November 2005
  • December 2005
  • January 2006
  • February 2006
  • March 2006
  • April 2006
  • May 2006
  • September 2006
  • October 2006
  • February 2007

  • Front Row

  • Arief - Singapore
  • Bunda Inong - Singapore
  • Cyan - Singapore
  • Hany S - Singapore
  • Loucee - United Kingdom
  • Monica W - Indonesia
  • Putri S - Indonesia
  • Triesti - Netherland
  • Windede - Indonesia

  • Peek Me!

  • Amy Woriwun - Indonesia
  • Atta - Indonesia
  • Dapur Bunda
  • DesigNani - Indonesia
  • Eliza's Kitchen
  • Pei^_^ - USA
  • Fitri - USA
  • 'Ka - USA
  • Kere Kemplu - Indonesia
  • Maknyak - Canada
  • Meiy - Indonesia
  • Modjo - Netherland
  • Nadia - Indonesia
  • Ophi - Germany
  • Principessa - Aussie
  • Rita - Indonesia
  • Shendy - Indonesia

  • Little Indulgence

  • DIESEL
  • Fashion Week
  • Flip Flop Sandal
  • Hint Fashion Magazine
  • MAGIC Show
  • Messy Muse
  • My Fashion Life
  • Style Bytes
  • The Fashion Spot
  • Woman's Wear Daily Magazine
  • Worth Global Style Network

  • Name :
    Web URL :
    Message :
    smileys


    Credits

  • Blogskin: LOUCEE.COM
  • Blogtool: Blogger
  • Shoutbox: Oggix




  • Lilypie Baby PicLilypie Baby Ticker