![]() |
|||
|
Monday, December 26, 2005
Sea of People
I love being around people, friends and family. I am after all always consider my self as a social butterfly. I also like a place where there are lots of people gathered. Perhaps somewhere like amusement park to a club lounge room.But for the last 3 days, had my self thrown in the sea of people at Orchard, somehow created headache and suffocation to the little part of my brain and it is a long lasting one too. 24 December, Christmas Eve Janji bertemu dengan teman-teman pukul 10.30 di depan BORDERS bookstore, Orchard. Sampai di Orchard jam 10.57. Padahal berangkat dari rumah jam 10.15. Memang nggak sampe 1 jam... tapi untuk waktu tempuh dari rumah ke Orchard biasanya hanya memakan waktu sekitar 10 minutes at most. That night, perjalanan menuju Orchard, mengingatkan saya pada Jalan Sudirman dan Thamrin ketika Peak Hours. Bumper to Bumper! Bummer Ooh Bummer! Karena kondisi jalanan yang sudah tidak memungkinkan dan argo taxi yang terus bergerak, akhirnya saya memilih untuk diturunkan dijalanan belakang Orchard dan jalan kaki untuk mencapai ke tujuan. Orchard, sepanjang mata memandang, adalah lautan manusia yang sibuk ber-party ria… with cans of bubble spray berserakan di sepanjang side walk. Tidak ada seorang pejalan kaki yang luput dari semprotan bubble spray itu. Termasuk saya... Sebenernya banyak polisi yang berkeliaran untuk menjaga keamanan tetapi, tampaknya nya tidak untuk menjaga kebersihan. Padahal Singapore kan terkenal dengan peraturan littering yang cukup strict ya??? Pemandangan Orchard dengan sampah menggunung, rasanya baru pernah saya lihat kali ini. Anyway... Akhirnya, dengan segala perjuangan, saya berhasil menjumpai teman-teman... namun dengan kondisi yang bener-bener udah lepek, kucel kayak baru keluar dari shower dengan busa menghiasi kepala dan badan. Lengkeeeeetttt! 25 December, Christmas DaySore hari, sepulang dari gereja, ke Orchard... again. Kami ingin melihat Christmas parade and attractions yang digelar di sepanjang jalanan Orchard yang sengaja ditutup seharian. Lagi-lagi, lautan manusia dimana-mana. Kali ini memang tidak serusuh malam sebelumnya. Karena memang lebih banyak group of families ketimbang anak muda. Tapi keramaian tetap pada tingkat annoyance yang cukup tinggi. Anak-anak kecil yang menangis, pasangan suami istri yang sibuk berargumentasi atau sesama turis yang sibuk rebutan spot untuk berphoto ria. Maklum, Orchard hari itu penuh dengan segala dekorasi bling-bling yang sangat menarik untuk diabadikan. Segelas banana strawberry smoothies memberikan kesejukan sesaat, namun sekembalinya saya di lautan manusia kepala saya kembali berdenyut nyut nyut... Akhirnya, setelah berada disana sekitar 1,5 jam saja... kami memilih untuk pulang dan mengistirahatkan jiwa dan raga. 26 December, The Day After Christmas'Kita jadi ke Orchard kan, hari ini?' asked my auntie 'mmmm... ok... tapi kita nggak lama-lama ya...?!'jawab saya. Saya tidak mungkin bilang tidak karena sudah keburu memberikan janji untuk ke Takashimaya pada hari itu. So... no choice deh... Sesampainya di MRT station Orchard, suasana sudah seperti cendol dengan bau beragam jenis manusia bercampur aduk seperti toxic yang mematikan (hiperbola banget deh!) Saya hanya terus bergerak maju membelah lautan manusia yang menghadang right before us. Beruntung saya kecil, jadi bisa menyelip sana sini diantara manusia. Tidak hanya side walk, tetapi tiap gedung pusat belanja memang dibanjiri dengan manusia beragam rupa. Most of them memiliki tujuan yang sama yaitu untuk shopping. Karena seperti yang sudah pernah saya bilang... SALE sedang digelar dimana-mana. Dan melihat bagaimana orang-orang sibuk mengudak ngaduk barang-barang yang tengah di SALE. Saya takjub! Wajah mereka, sangat serius. Bahkan beberapa orang tampak kalap. Yang kasian adalah yang mendampingi... Karena wajah mereka tampak kusut seperti benang awut-awutan, sementara kantong belanjaan sudah menghiasi di kiri kanan tangan mereka, laahh... still... there are a lot more to come... Salah satu peristiwa SALE yang berhasil saya rekam adalah antrian orang yang ingin masuk ke Louis Vuitton, Ngee Aan City . Panjang... seperti mau ngantri ransum sembako... Hihihi! Kami terheran-heran dengan pemandangan yang dilihatnya. Next week and the week after, saya HARUS cuti dulu dari Orchard… Anyway... Merry Christmas everyone... Hope you had a wonderful time with family and friends, wherever you are...:)) ![]() |
Fortuna, Singaporea student, a fashion marketer a.k.a fashion slave, and a proud mother of an adorable daughter.
|
||
