Language Barrier

Di dalam taxi...

"Could you take us to Orchard please"
"Waa... traffic jam you see... but which part aah?" jawab supir taxi dengan singlish nya yang kental
"Anywhere near Mandarin Hotel, that would be fine with me"
"ok laah... I am telling you... jammed... but up to you laah" jawabnya lagi sambil menjalankan taxinya

Sesaat...

"Working here?" tanya mr.taxi
"Mmm nope... I am a student"
"You have different accent... I thought you from another country aah... Apa kabar?"
"Hahaha! Kabar baik uncle. About the accent, I pick up this accent way back... long time ago… once upon a time, somewhere in States"
"America aah? No wonder... good English"
"Thank you, uncle...still learning though" jawab saya lagi

Ah, si uncle taxi nggak pernah tau sejarahnya sampai saya bisa berujar dan bertutur kata dengan accent yang seperti ini. Belajar bahasa Inggris dari TK sampe SMA memang terasa gampang-gampang aja di sekolah... Tapi ketika harus dihadapkan oleh realita yang sesungguhnya, ketika terpaksa harus berbahasa yang bukan mother tongue, susahnya minta ampuun. Jaman saya kecil dulu kan belum banyak program anak-anak dalam bahasa Inggris. Adanya cuma Pak Anton Hilman dan itupun bukan acara anak-anak... Sewaktu SMA, karena seneng nyanyi, sangat terbantu dengan lyric lagu-lagu barat. Dari situ saya mulai pick up some more vocab, walaupun nggak begitu paham penggunaannya harus bagaimana. But anyway... It was good for a start...

Sesampainya saya di Negri Uncle Sam, tinggal bersama keluarga Midwest America, sekolah di Public School, membuat saya harus benar-benar mengasah Inggris... baik lisan maupun tulisan. Apalagi tidak ada orang lain yang berbahasa Indonesia. Yang membuat saya sempat depresi adalah ketika saya harus berhadapan dengan orang untuk ngobrol... Saya nggak ngerti dia ngomong apa, karena kalau nggak ngomongnya cepet plus ada slang yang saya nggak pernah denger sebelumnya... Udah mencoba bicara dengan susah payah, eeehh... lawan bicara terny ata juga nggak mudeng saya ngomong apa, karena Inggris saya masih berlogat alaThis is Ibu Budi kindda style...Kebayang dong betapa anehnya ketika saya ber-Inggris ria dengan nada baca sekolah.

Sering juga ketika sudah mentok dan otak sudah beku, saya memilih menggunakan bahasa isyarat... Dan kalau bener-bener udah hopeless... saya memilih untuk diam dan mogok bicara dan hanya mengatakan...
"I am tired. No talking okay?!"

But, finally, setelah beberapa bulan berselang... Saya menemukan cara baru untuk belajar bertutur kata dengan accent bule America.
Pulang sekolah, biasanya saya mengunci diri dikamar, menyalakan TV dan berhubung jam segitu adanya hanya Soap Opera, apa boleh buat... Dengan tape recorder mini saya rekam semua conversation di program tersebut... and guess what?! Saya coba tirukan semua dialog lengkap dengan nada dan intonasinya... Pokoknya diulang-ulang, word per word... sampe yang namanya lidah dan mulut pegeeeelll banget. Me-rolling my rrrrrrrrr sampe rrrrr itu terdengar proper. Sedangkan kita tau conversation di Soap Opera itu kan cheesy banget ya? But who cares! Still better dibandingkan acara Telenovela yang di dubbing kan?

"Eduardo! Teganya kau lakukan itu!!!"---- *HAHAHA!*

Dan yang terpenting adalah... objective saya tercapai, supaya orang mengerti bahwa saya bicara dalam bahasa Inggris dan bukan bahasa Tulungtulung!
Pengalaman seputar bahasa ini kadang memang bisa menjadi peristiwa yang sangat menggelikan. Tentunya bukan hanya saya yang mengalaminya... Banyak orang pasti pernah mengalaminya. Apalagi yang memang niat ingin menguasai bahasa asing.

Suatu saat saya menemani seorang teman, Indonesia juga... makan di food court. Setelah dia mendapatkan makanan dan minuman, dia sadar ada yang belum lengkap... Maka dia kembali lagi ke counter...
"Excuse me... Can I have... mmmm sedowwwtaann... slurp slurp?" tanya teman saya ...
Laah mas counter nya bengong... what the heck is sedowtan? Baru setelah teman saya bergaya menyedot... barulah si mas mengerti...
"Straw! This is straw..." jawab mas counter sambil ketawa-tawa. Teman saya sebenarnya tau... Cuma dia tiba-tiba lupa... Hahahaha!

Lain lagi cerita ibu. Jaman dia dulu, tahun 60-an, pergi keluar negri adalah hal yang sangat amat langka. Ibu bersama anak-anak Indonesia lainnya mendapatkan kesempatan itu untuk sekolah di Negri Kangguru. Pada jaman itu, boro-boro acara TV bahasa Inggris... Punya TV aja udah bagus pada jaman itu. Kondisi kemampuan dalam berbahasa Inggris jauh lebih pas-pas an... Modal mereka memang hanya satu... NEKAT!

"Sir, I need to buy...bread... jam... bread..." kata seorang teman ibu di toko roti sambil memperagakan mengoles roti dengan telapak tangannya dan maksudnya adalah sandwich. Setelah berkali-kali menjelaskan... akhirnya si penjual mengerti dan mengatakan apa nama yang makanan yang diinginkan.

Again di sebuah toko alat-alat pertukangan...
"Sir, do you have a knife that... go to you go to me?" Tanya teman ibu dengan polosnya... tidak lupa dengan peragaan bahasa tubuhnya maju mundur...
Ternyata yang ingin dibeli itu adalah sebuah gergaji... Hihihi!

Baru-baru ini saya sempat mengambil TOEFL... karena score saya yang dulu sudah kadaluarsa. Hiks!Guru kami ini adalah seseorang berkebangsaan America yang sudah tinggal di Indonesia selama lebih dari satu decade. Pengalaman seputar kesulitan berbahasa juga dialaminya. Tentu saja dalam hal ini, kesulitan si mister yang doyan naik ojek ini adalah penggunaan Bahasa Indonesia yang benar dan seusai konteks.

Baru mulai pedekate sama seorang wanita Indonesia, harus gagal, karena masalah bahasa.
"Saya... sangat SOMBONG sekali sama kamu" demikian kata guru bule saya sambil tersenyum lebar dan berharap ada respond positif dari sang wanita. Sementara si cewe bukannya senyum... malah ngeloyor pergi...Maksud hati ingin mengatakan
"I am so proud to be with you" ternyata salah diterjemahkan...

Suatu sore di session TOEFL. Seperti biasa kami harus menjawab beberapa pertanyaan yang dilontarkan si mister... Kebetulan Rasti, teman yang duduk persis dibelakang saya lupa bawa buku les-nya. Namun dia takut bilang si guru bule. Maklum... biar hanya khursus, guru TOEFL ini termasuk galak... Dan... si guru bule melihat... tidak ada buku diatas meja Rasti...
"Kamu lupa bawa buku??? Tidak bilang ya??? Kamu AYAM ya???" si guru bule berkicau dengan logat kolonial jaman penjajah...
Tanpa diduga... Rasti yang tadinya terlihat takut... tiba-tiba berdiri dan malah menghardik si guru bule...
"Eh mister! Don't call me AYAM if you don't know what it means!!!"

Hahaha! Si guru bule langsung bengong kaget! Sementara teman-teman yang lain tidak perduli semarah apa si Rasti dan sekaget apa si guru bule ini... Kami sibuk terpingkal-pingkal...

Aaahhh... bahasa... bikin ribet juga ya kadang-kadang?


Posted by Fortuna at 1:02 PM ||


Behind The Stage

Fortuna, Singapore
a student, a fashion marketer a.k.a fashion slave, and a proud mother
of an adorable daughter.



Latest Parade

  • Sea of People
  • Taurus Today
  • Selera Yang Aneh
  • Web Site Pertama
  • My Angel is Growing Up
  • New Face of China
  • Divesity in One Face
  • Ooohh Brother
  • Ketika Sang Duta Menipu
  • Dog Sign

  • Portfolios

  • November 2005
  • December 2005
  • January 2006
  • February 2006
  • March 2006
  • April 2006
  • May 2006
  • September 2006
  • October 2006
  • February 2007

  • Front Row

  • Arief - Singapore
  • Bunda Inong - Singapore
  • Cyan - Singapore
  • Hany S - Singapore
  • Loucee - United Kingdom
  • Monica W - Indonesia
  • Putri S - Indonesia
  • Triesti - Netherland
  • Windede - Indonesia

  • Peek Me!

  • Amy Woriwun - Indonesia
  • Atta - Indonesia
  • Dapur Bunda
  • DesigNani - Indonesia
  • Eliza's Kitchen
  • Pei^_^ - USA
  • Fitri - USA
  • 'Ka - USA
  • Kere Kemplu - Indonesia
  • Maknyak - Canada
  • Meiy - Indonesia
  • Modjo - Netherland
  • Nadia - Indonesia
  • Ophi - Germany
  • Principessa - Aussie
  • Rita - Indonesia
  • Shendy - Indonesia

  • Little Indulgence

  • DIESEL
  • Fashion Week
  • Flip Flop Sandal
  • Hint Fashion Magazine
  • MAGIC Show
  • Messy Muse
  • My Fashion Life
  • Style Bytes
  • The Fashion Spot
  • Woman's Wear Daily Magazine
  • Worth Global Style Network

  • Name :
    Web URL :
    Message :
    smileys


    Credits

  • Blogskin: LOUCEE.COM
  • Blogtool: Blogger
  • Shoutbox: Oggix




  • Lilypie Baby PicLilypie Baby Ticker