![]() |
|||
|
Monday, January 16, 2006
Kanak-Kanak
Obrolan 2 wanita,Wanita 1: "Aduh tinggal 2 bulan lagi niih... Melahirkan sakit nggak ya?" Wanita 2: "Yee.. Pake nanya... Ya sakit lah haai... Eh! Tapi menurut gue, sakit sebentar nggak apalah... Kan habis itu lihat anak sendiri, pasti hati langsung meleleh leeeh dan rasa sakit langsung hilang" Wanita 1: "Iya kali ya?" Wanita 2: "Kok pake kali? Pasti deehh... Apalagi liat jari-jari tangannya yang kecil itu... Uuuhg bikin gemes! Rasa sakit bisa hilang dalam sekejap" Wanita 1: "Aduuh moga-moga deh ya... Gue nggak yakin! Soalnya gue dari dulu nggak suka sama anak kecil. Menurut gue, mereka itu biang ribut dan bikin gue sakit kepala. Apalagi kalo udah pake acara nangis... oh mi got deh...!" (sambil mengelus perutnya yang super buncit) Ah anak kecil... Yes, indeed... for some people, these little version of human that we called children sometimes can be so rowdy, annoying and loud. But yet, at the same time, they can be so adorable, angelic and funny. Ya ya... perlu diakui, saya dulu juga nggak terlalu bisa bergaul dengan anak kecil. Berisik dan banyak tanya. Pertanyaannya sebenernya gampang, tapi saking gampangnya saya sampai nggak bisa menjawab. Misalnya... Kid: "Kenapa hewan yang di kebun binatang nggak dilepas aja?" Saya: "Wah! Kalau dilepas bisa gigit orang. Gigit kamu!" Kid: "mmmm... Kalau gitu kucing sama anjing kok nggak dikandangin juga di kebun binatang?" Saya: "buat apa? kan itu hewan piaran di rumah..." Kid: "tapi kan bisa gigit sama nyakar juga?" Saya:... (malas menjawab lalu balik nonton TV lagi) *hening sejenak dan hanya ada suara TV* Kid : "tante, kalau kencan itu apa sih?" Saya: "kencan itu... mmm... ada 2 orang ketemuan" Kid: "oooh... kayak kita begini kencan dong?" Saya: "ha? ya enggak laah... kan kita sama-sama perempuan" Kid: "kan dua orang?" Saya: "iya... tapi kalo kencan itu 2 orang beda jenis... satu laki-laki, satu perempuan" (basic banget nggak sih? Jaman sekarang jenisnya sama juga bisa jadi kencan) Kid: "ooohh... kalo begitu... aku bisa kencan sama banyak orang di mana-mana dong ya?" Saya: "haduuuhhhh!" (panic) "begini deh... lupain aja tadi tante bilang apa yaa... tante ngibul tuh! sebenernya kencan itu adalah jenis makanan dari ketan... OK?!" Kid: ... (bengong) Di sebuah acara pesta ulang tahun anak dari seorang teman. MC: "Kalau sudah besar cita-citanya ingin jadi apa?" Anak 1: "Saya mau jadi Pilot!" Anak 2: "Dokteel" (cadel) Anak 3: "Presiden" Anak saya: "Butterfly aja" Hadirin: ???? Maminya: *sok baca-baca majalah* Lain lagi ceritanya disebuah acara keluarga seorang teman. Bobi yang sudah duduk dibangku Taman Kanak-kanak didaulat oleh kakek neneknya untuk bernyanyi didepan para tamu. Bobi yang berbadan gemuk dan menggemaskan memang suka menyanyi, tetapi kali ini Bobi tampak malu-malu. Apalagi melihat pandangan mata yang demikian banyak menatapnya... Berdiri cukup lama didepan, sambil kepala menunduk akhirnya sayup-sayup suara Bobi terdengar... 'cicak...cicak didinding... diam-diam...' Dan belum juga Bobi menyelesaikan lagunya, sang kakek merasa gemas dengan suara 'soft' sang cucu laki-lakinya... "Yang besar dong Bob... masa kecil begitu?" Bobi terdiam dan terlihat bingung... namun akhirnya dengan tarikan nafas yang dalam dan panjang... tiba-tiba Bobi... 'BUAYAAA BUAYAAAA DIDINDING... DIAM DIAM MERAYAAAP' jika cicak dibilang kecil... maka versi besar cicak buat Bobi adalah BUAYA! Dan Bobi melantunkannya dengan lantang... ps: inspirasi posting dari bunda ![]() |
Fortuna, Singaporea student, a fashion marketer a.k.a fashion slave, and a proud mother of an adorable daughter.
|
||
