![]() |
|||
|
Saturday, April 15, 2006
Yoohoo!
Sudah jadi kebiasaan buruk buat saya.Kalau sudah terjerumus dalam satu aktivitas pasti akan sulit menghentikannya. Browsing internet bisa berjam-jam duduk, punggung pegal dan linupun tak akan terasa. Apalagi kalau sudah menemukan site yang menarik, bisa lupa segalanya. Terus dan teruuusss... Dan untuk menghentikan atau mengurangi frekuensinya membutuhkan keteguhan hati yang teramat sangat. Tetapi, ternyata untuk memulainya lagi, juga membutuhkan motivasi dan keteguhan hati yang nggak kalah besar. Bingung? Sama! Saya juga bingung... Dulu saya sering kena protes oleh teman-teman. Karena ketika jemari sudah lekat di keyboard dan mata tak bisa berpaling dari monitor, saya seperti mengisolasikan diri. Padahal banyak tawaran biasa namun tetap menarik dari luar sana. Nonton, ngopi dan ngeteh di kopitiam atau sekedar leyeh-leyeh sambil berandai-andai bersama teman. Memang sih aktivitas nginternet ini belum menyebabkan saya sampai addict apalagi sampai sakau. Yeah right!!! Sebenarnya rencana awal hanya ingin ber-hiatus sebentar saja. Apalagi saya adalah jenis perempuan yang hobi sharing cerita, jadi menurut theori, mana tahan berlama-lama nggak online, nggak ngeblog? Ada yang menduga saya sedang dilanda kebosanan? Wah! Dugaan tersebut ya jelas salah... Bukannya bosan, selain karena internet connection yang super duper slow di Jakarta yang akhirnya memaksa saya untuk akhirnya stop nginternet, selama saya hiatus, saya juga menemukan banyak hal yang seru. Daaaann... walaupun banyak cerita dikepala sudah sampai luber... untuk memulai blogging dan duduk didepan computer saya harus merekatkan diri dengan super glue di kursi, menarik napas dalam-dalam dan menyusun kata-kata... Focus! Focus! :) Jadi? Ngapain aja dong selama ini??? Banyak sekali pastinya. Dari hal yang ringan seperti antar-jemput Rani sekolah, berdiskusi ngalor ngidul dengan Rani mengenai banyak hal, les bahasa Mandarin (yupe! surprise! surprise!), buat fashion collage, menata ulang kamar tidur, ketemu teman-teman lama, movie marathon, sampai hal yang lumayan berat untuk fisik dan mental, kerja di backstage untuk Singapore Fashion Festival dan menemani seorang teman dalam proses persalinan. Satu lagi, hobi motret sudah mulai tersalurkan. Kalau dulu modalnya cuma handphone, sekarang 'martabak' berbaik hati untuk meminjamkan camera digital mininya ke saya. Haduuuhh... bisa tambah lupa waktu niiih... Anyway... Saya ingin mengabarkan, bahwa saya masih baik-baik saja, tak kurang satu apapun... Kalau selama ini ada message yang belum dibalas atau janji yang belum ditepati... sedalam-dalamnya saya mohon maaf :) Just glad to be back again... ![]() |
Fortuna, Singaporea student, a fashion marketer a.k.a fashion slave, and a proud mother of an adorable daughter.
|
||
